web tracker Mitos Burung Kedasih , Pembawa Tanda Kematian

Mitos Burung Kedasih , Pembawa Tanda Kematian

Mitos Burung Kedasih , Pembawa Tanda Kematian

Kali ini saya akan membahas tentang .. burung kedasih .. atau burung wiwik..yang mitosnya adalah mebawa "Kematian" Burung wiwik kelabu atau burung

BEM FT UNM Bantu Mahasiswa Semester Akhir Menulis Skripsi
Story of This Life
student’s life nowadays

Kali ini saya akan membahas tentang .. burung kedasih .. atau burung wiwik..yang mitosnya adalah mebawa “Kematian”

Burung wiwik kelabu atau burung kedasih (Cacomantis merulinus) burung parasit dan burung pembawa kematian?. Burung wiwik kelabu (kedasih) sebagai burung parasit memang benar adanya. Namun burung kedasih (wiwik kelabu) sebagai burung kematian, sepertinya hanya mitos.

Burung parasit layak untuk menyebut burung wiwik kelabu ini. Burung ini tidak mau membuat sarang dan mengerami telurnya sendiri malah menitipkan telurnya pada sarang burung lain setelah terlebih dahulu membuang telur burung yang dititipinya.

Burung ini menyukai hutan terbuka, tegalan dan pemukiman pedesaan atau sering juga ditemukan dipemukiman perkotaan.

Suaranya yang merintih dan mendayu-dayu sering terdengar siang dan malam hari, namun burung ini agak susah diamati karena berbunyi diketinggian pohon yang rimbun , ..Cuiit..Cuiit..Cuitt” dengan nada yang meninggi diawal kemudian semakin menurun dan semakin pendek diakhir.

Mitos Burung Wiwik/Kedasih.

Suara burung Wiwik/Kedasih yang merintih dan mendayu-dayu sering dikaitkan dengan kabar buruk atau kabar maut. Orang Jawa, Sunda dan Betawi bilang akan ada kabar buruk atau akan ada orang meninggal bila mendengar suara burung ini.

Kicauan burung wiwik sebenarnya tidak perlu terlalu ditakuti karena suaranya tergantung pada suasana hatinya sendiri. Pada musim hujan, suaranya jadi murung. Nada suaranya rendah atau menurun, seperti orang kecewa .. Cuuiitt.. Cuitt.. Cuiitt..

Hmmmm…. Umur manusia sulit ditebak. Takdir itu memang rahasia Allah. Setiap kali mendapat kesempatan mengantar relasi ke peristirahatan yang terakhir, saya selalu bertanya kepada diri saya sendiri.wiwik-kwlabu-kedasih-cacomantis-merulinus

 

COMMENTS

WORDPRESS: 0