web tracker Ingin Menjalin Hubungan Asmara Yang Baru? SImak Beberapa Tips Berikut!
Laporkan SitusLaporkan Penyalah Gunaan situs melalui Facebook

Ingin Menjalin Hubungan Asmara Yang Baru? SImak Beberapa Tips Berikut!

Dalam menjalin hubungan asmara yang baru seringkali muncul suatu permasalahan besar, yakni sebuah pengalaman dimana kamu seringkali dibayang-bayangi secara terus-menerus oleh kegagalan dalam menjalin hubungan asmara yang sebelumnya.

Jika kamu mengalami keraguan tentang memulai hubungan dengan seseorang yang baru, mungkin akan lebih baik untuk merenungkan dan bertanya pada diri sendiri serta memastikan bahwa hubungan kamu yang selanjutnya adalah hubungan yang akan membuat kamu bahagia. Let’s Move On Guys!

1. Apakah kamu siap dan benar-benar telah melupakan mantan?

Dalam menjalin hubungan asmara tentunya akan banyak menyita waktu dan energi. Pastikan gaya hidup yang kamu jalani saat ini siap untuk membuat komitmen. Jika kamu memiliki pekerjaan baru, jika kamu sedang dalam proses mengejar mimpi, tidak bijak jika kamu memulai suatu hubungan. Tunggu sampai semua itu berlalu baru memikirkan untuk memulai hubungan yang baru.

Pertanyaan pertama, tanyakan pada diri sendiri. Jangan memasuki hubungan baru jika jawabanmu adalah tidak, dan kamu diam-diam ingin kembali pada mantanmu. Hubungan seperti ini tidak akan berhasil.

Memulai hubungan baru namun masih ada bayang-bayang mantan adalah hubungan yang tidak sehat dan akan mempermainkan perasaan pasangan barumu. Akan lebih baik jika introspeksi terlebih dahulu dirimu dan memikirkan apa yang dahulu membuat hubunganmu gagal dengan mantanmu dan berusaha agar tidak terulang.

2. Apa yang salah dan Apa yang baik dalam hubunganmu di masa lalu?

Mungkin kamu terlalu banyak berkorban untuk pasanganmu yang terakhir. Mungkin ia tidak memiliki kepercayaan atau kejujuran. Mungkin hubungan yanh pernah kamu jalani kandas ditengah jalan karena masalah long distance relationship (LDR). Buatlah daftar semua hal yang tidak beres dalam hubungan sebelumnya dan temukan solusinya.

Baca Juga: Mempertahankan Hubungan Asmaramu

Jika kamu tidak mengenali aspek-aspek positif dari hubungan sebelumya, tentunya akan sulit untuk mentransfer ide-ide dalam menjalin sebuah hubungan yang baru. Jika kamu sendiri kurang wawasan, lihatlah pasangan di sekitarmu. Mungkin orang tuamu sendiri atau teman-teman dapat memberikan beberapa saran kepada kamu.

3. Apakah ia adalah kriteria pasangan yang selama ini kamu cari?

Kepercayaan? Selera humor? Kerendahan hati? Kebaikan? Motivasi? Kerja keras? Apakah calon pasangan kamu mewujudkan sebagian karakteristik ini? Lantas bagaimana perasaanmu ketika bersama dengannya? Bagaimana kamu bersikap? Apakah kamu dapat menjadi dirimu sendiri?

Dengan kata lain, seberapa serius kamu ingin menjalin hubungan? Hal ini penting, tidak hanya untuk kepentinganmu sendiri, tetapi untuk calon pasanganmu. Apakah kamu mencari untuk hanya sekedar bersenang-senang? berselingkuh? Atau apakah kamu siap untuk stay dihatinya? Pastikan untuk mendiskusikan jawabanmu dengan pasanganmu sebelum kamu berdua masuk terlalu dalam. Hindari membuang- buang waktu.

Mungkin kamu sedang mencari rekan. Mungkin kamu sedang mencari persahabatan atau cinta. Mungkin kamu sedang mencari sahabat. Mungkin kamu hanya mencari “pelampiasan agar tidak sendiri.” Sekali lagi, penting untuk menentukan hal-hal ini sebelum masuk ke dalam hubungan baru. Ini satu-satunya cara untuk menguraikan apakah kamu menjalin hubungan untuk alasan yang tepat, dan apakah calon pasangan kamu ini dapat memberikan apa yang menjadi keinginanmu.

Baca Juga: Hubungan Yang Tidak Perlu Dipertahankan

“Bagaimana kabar kehidupan cintamu dan akan dibawa kemana?” Pertanyaan berikutnya adalah selalu, “apakah kepriadiannya sesuai dengan dirimu? Hanya karena seseorang menyukai kegiatan yang sama, atau film yang sama atau buku atau makanan, tidak berarti mereka cocok untukmu.

Kamu harus menggali lebih dalam. Apakah Ia memiliki keyakinan yang sama? Bagaimana ia memperlakukan orang lain dalam kehidupannya? Bagaimana cara ia melihat dunia? Apa yang ia minati? Dan jika kamu berencana menikah dengannya: Apa yang akan ia ajarkan kepada anak-anakmu kelak?

4. Apakah kamu bangga memperkenalkan orang ini sebagai pasanganmu kepada orang lain?

Biasanya, orang-orang yang begitu mengenal kamu tahu apa yang terbaik untukmu. Jika mereka tidak menyukai pasangan barumu, itu mungkin karena mereka melihat sesuatu yang salah.

Ketika kamu masuk kedalam hubungan yang baru, akhirnya, kamu harus memperkenalkan mereka kepada semua orang dalam hidupmu. Apakah kamu bersemangat tentang hal ini? Jika jawabannya tidak, lebih baik kamu mundur saja.

5. Apakah kamu bahkan ingin berada dalam suatu hubungan?

Jika kamu sudah pengalaman dalam banyak hubungan, atau baru saja putus, atau jika kamu suka menjadi lajang, mungkin kamu memang lebih baik menjadi lajang, seperti kata mutiara para jomlo “Jomblo adalah pilhan” atau bahkan “Jomblo sampai halal”. Tidak ada yang salah dengan itu karena itu merupakan sebuah prinsip yang dipegang masing-masing orang. Tapi jika kamu sudah menjawab semua pertanyaan ini di atas dan merasa bahwa kamu sudah siap tidak ada salahnya untuk mencari dambaan hati yang baru dan melangkah secara bersama ke arah yang lebih serius. Jenjang pernikahan adalah tujuan utama dari sebuah hubungan.

“Semoga berhasil dalam menjalin hubungan asmara barumu dan jangan lupa Move On! walaupun melupakan mantan adalah sesuatu yang teramat sulit dan menyiksa hati dan pikiran”

Comments

comments